Judge
Seseorang akan menilai orang lain dari apa yang dia pandang. Istilahnya, dia menilai itu dari covernya. Kalau tampak depannya bagus, pasti dikira isinya bagus. Padahal belum tentu apa yang kita lihat itu nyata, apa yang kita pikir benar itu benar. Manusia lebih suka berspekulasi sendiri dengan sudut pandangnya sendiri. Daripada mencoba mengetahuinya lebih dalam, mereka lebih suka berasumsi dengan diri sendiri. Tapi menurut ku itu bukan sesuatu hal yang baru. Satu-satunya yang kita lihat dari orang lain kan... dari cover mereka tampak seperti apa. Tapi bukan berarti kita tidak memiliki sikap dewasa dengan langsung mengklaim mereka seperti apa. Barangkali juga kan, ada alasan di balik covernya yang enggak menarik itu.
Ya... kitakan enggak tahu apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan orang lain, kita cuma bisa lihat dan mengamati. Kita juga enggak tahu alasan seseorang melakukan suatu tindakan. Menurut ku, selagi seseorang tidak tahu alasan dari suatu tindakan dia tidak berhak mengklaim seenaknya orang itu. Dan tidak semua orang membuka mulut, adakalanya mereka menutup mulut saat tidak tahu lagi harus melakukan apa. Hal yang bisa mereka tunjukkan adalah dari gerakan mereka.
Dan aku rasa kamu akan mendapat pengalaman hidup yang berharga dari kesalahan yang kamu perbuat. Ketika kamu salah menilai orang, ketika kamu salah bertindak, dan salah dalam segala hal, kamu akan menemukan titik emas di sana. Percayalah, Tuhan akan selalu baik pada orang yang selalu berprasangka baik.
18 Februari 2022
Lee Siara
Komentar
Posting Komentar